Kamis, 24 Desember 2015

Astagfirullahal'adziim.
Innalillahi wainnailaihi roji'un.


Untuk teman kami, sahabat kami, dan rekan kerja CPI serta kawan seperjuangan kami Nurhalimah (Imeh).

Begitu banyak kenangan manis bersamanya, teman se-jurusan, se-angkatan 2011, se-peminatan Psikometri, se-KKL Puspendik, Kemendikbud, se-bimbingan Bapak Jahja Umar, Ph.D.

Bagi kami, ini sungguh...
Tak Percaya Tapi Telah Terjadi (TPTTT).

Tidak menyangka akan secepat ini, tapi sebenarnya ini memberikan pelajaran yang sangat berharga serta mengingatkan kita semua yang ditinggalkan Imeh.

Pulang tidak pernah memandang tampang, tapi hanya menyisakan bayang yang bisa dikenang...

Tidak akan memperimbangkan usia, karena sejatinya kita hanya seorang hamba dan selaku manusia biasa, walaupun kita mampu dan dan dapat berbuat segalanya, tapi hanya tuhan lah Yang Maha Kuasa...

Tidak melihat tempat, tapi kita pasti akan menjadi mayat yang hanya menunggu waktu qiyamat kelak di akhirat dan belum tahu kita akan tersesat atau selamat...

Tidak lagi bisa membual karena saat itulah datangnya ajal, yang ada hanya sesal dikala harus mempertanggungjawabkan amal.

Orang-orang tidak akan lagi mendengar nada, canda, dan tawa kita, atau mungkin dalam waktu yang sangat singkat orang-orang akan melupakan kita dengan cepat, tapi walau bagaimanapun begitulah adanya "hanya yang tersisa sebuah nama".

Terima kasih atas segala yang telah Imeh lakukan dan berikan kepada kami.

Maafkan kami sahabat-sahabat Imeh, jikalau banyak berbuat salah dan dosa kepada Imeh, tapi yang jelas dari saya sebelum Imeh meminta maaf pun sudah saya bebaskan dunia akhirat.

Sebagai sahabat kami menyayangi Imeh, tapi sesungguhnya Allah lah yang paling menyayangi Imeh.

Tugas kami menanti dan masih banyak yang harus dikerjakan jadi belum usai, tapi tugas Imeh di dunia sudah selesai... Sangat mulia diakhir buku catatan hidup Imeh karena meninggal ketika perjalanan mencari ilmu terlebih ingin mengajarkan serta mendidik anak-anak lain yang sangat layak untuk dibantu dan dibela, "ITULAH SESUNGGUHNYA MATI SYAHID".

Semoga kepergian Imeh, menambah kebahagiaan serta ketenangan sehingga bisa tersenyum di alam sana.

Dari: Sahabat Psikometri 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar