Senin, 11 Agustus 2014



Bangkitlah Untuk Hijrah
Ya Allah setelah saya tidur siang ini pada hari kamis yang optimis tanggal 17 April 2014. Saat inilah saya mulai bangkit sesungguhnya untuk bisa merasakan kesadaran dan menemukan pencerahan sepenuhhya demi menemukan pribadi yang utuh dan di atas rata-rata. Ternyata baru tersadar setelah mengikuti acara training motivasi “one minute to awareness”dari Nanang Qosim Yusuf dengan sapaan populer beliau Mas NAQOY (Sang Trainer Muda) di Auditorium Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dari situlah awal mula saya menancab gas untuk berhijrah dengan kesadaran diri yang penuh “inilah saya dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang dimiliki, namun tidak akan berlama-lama larut dalam keterpurukan ini…karena saya telah bangkit dimulai dari detik ini dan tempat ini pula”.
Banyak orang menyangka kalau saya tidak lebih dari sebatas mahasiswa kampung yang tentu tidak ada hal istimewa dari pribadi saya. Anggapan teman-teman di kelas pun demikian yakni seorang Suparman hanyalah orang kaku, kurang kompeten, juga tidak ada keahlian yang unggul dan bisa dibanggakan. Tambah pula persepsi serta stereotip orang-orang pada umumnya yang terlalu meremehkan, karena saya orang sunda tulen asli yang sangkaan mereka bahwa “orang sunda suka dandan, dan kurang progresif, serta tidak ada yang luarbiasa” selain itu jauh bedanya dengan orang jawa yang hebat, dan visioner, serta berjiwa pemimpin. Rasanya itu membuat saya semakin panas juga harus keras lagi dalam bersaing untuk membuktikan siapa diri saya sebenarnya.
Sebenarnya saya pun menyadari kalau mereka berangpan seperti itu sehingga sampai melontarkan perkataan deikian pun tidak ada salahnya karena hal itu lumrah dan sudah biasa di dengar dimana pun. Hanya saja mereka belum mengetahui diri saya secara utuh dan menyeluruh, padahal seandainya saja mereka semua faham dengan ambisi saya yang pasti bakal dibuktikan tentu mereka pun akan tercengang dan kemudian bilang “It’s amazing” (luar biasa). Suatu saat nanti saya berharap semua orang dapat merasakan jasa hasil MAHA KARYA luar biasa dan karya besar itu murni dihasilkan dari tangan saya sendiri sebagai buah gagasan pemikiran yang sekarang masih dalam rencana besar putra asli Sukabumi ini. Pada tanggal 21 Mei 2017 itulah awal pembuktian gagasan yang liar ini dengan menjadi MAHASISWA MIT (Massachusetts Institute of Technology), Amerika Serikat pada Aeronautica & Astronautica Department, pemfokusan bidang studi yang akan diambil yaitu aeronotika. Jangan diherankan lagi kalau impian yang lagi dirintis sekarang ini menjadi kenyataan dan saya pun berharap bisa konsisten tahap demi tahap dalam menjalankan segala proses menuju sana.
Demi mengemban misi besar ini mohon do’anya kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Sukabumi. Dengan mengucap Bismilahirrahmanirrahiim saya pun akan bersungguh-sungguh dari saat ini juga, dan harus lebih mengerti apa yang seharusnya dilakukan. Perjalanan ambisi saya juga tidak cukup sampai disini saja, namun terus menjalankan misi-misi selanjutnya yakni tepat pada tanggal 21 Mei 2022 saksikanlah PESAWAT TERBANG DJUZAZIRAUS pertama buatan Si Ujang dari Sukabumi orang sunda asli. Berhubung pengabdian pada negeri serta tanah air ini merupakan cinta dan cita-cita agung akhirnya akan saya persembahkan juga ROKET SUPERMAN yang dihasilkan dari tangan anak muda bangsa ini pula sebagai ROKET pertama buatan Indonesia lebih tepatnya pada tanggal 21 Mei 2025 telah terwujud “AMIIN YAA ALLAH YAA RABBAL”ALAMIIN”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar