Senin, 18 Agustus 2014



Gemuruh Alunan Cinta
Lengah jiwa ini terus bergemuruh alunan suara impianku bersama bidadari langit. Getaran-getaran cinta menghidupkan lampu hijau untuk bekerja lebih keras lagi demi sang pujaan hatiku. Merenung di kehilangan angan terpana tanapa bergerak seoalah jiwaku sepenuhnya ada dalam genggamannya. Baru ku sadar ingatan ini tak pantas lagi terlalu berlabuh untuk berfokus pada sesuatu yang hanya lamunan di pikiranku.
Pada-Mu dzat pemberi cinta yang haqiqi ku pasrahkan semua perasaan yang menimpaku ini terus berdatangan silih berganti, asalakan cintaku bisa terus menyala mengaktifkan hamburan cinta-Mu untuk makhluk ciptaan-Mu. Gerimis dating menyerbuku sampai baju ini basah kuyup sehingga kedinginan seluruh badanku kedinginan, namun hati danjiwa ini selalu penuh dengan kehangatan dalam dekapan cinta-Mu. Akan ku berikan seluruh jiwaku dengan kemenangan kasih saying-Mu yang selalu ku dambakan di setiap saat dalam hidupku. Banyak keinginan yang ku pinta dalam do’a-do’aku tapi tak menyurutkan kemurahan-Mu. Aku tertunduk dengan keegoaan yang ku miliki, namun dengan kebaikan-Mu engkau berikan kehidupan untukku.
Terjebak dalam angkuhnya jiwaku, aku mulai merasa cinta yang ku miliki belum bisa berbalas cinta kepada-Mu. Angan hidup ini selalu tinggi bersama keliaran egoku yang hanya berfantasi pada dunia. Kadang mencintai makhluk ciptaan-Mu selalu ingin berlebihan, padahal yang ada tidak lebih dari sekedar hepatisme hidup belaka. Berulang kali dalam hidupku, ku mulai mengerti akan kebodohan diriku yang dirajai nafsu semata. Cerita demi cerita membuatku terbangun dan mulai merasa kalau semua ini akan berakhir dan kembali kepada Yang Maha Akhir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar